Kudus

PDAM Kudus

PDAM Kudus Siap Layani Pengisian Tangki setelah Depo Air Gunung Muria Ditutup

PDAM Kudus siap menerima limpahan permintaan pengisian tangki pasca penutupan depo pengusahaan air permukaan di lereng Gunung Muria oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana. Direktur Teknik PDAM Kudus, Yan Laksmana mengatakan, meski sudah resmi ditutup sampai saat ini belum ada lonjakan permintaan.

PDAM Kudus
Images by Fathullah

Menurutnya, saat sebelum penutupan depo pengusahaan air Gunung Muria perhari ada sekitar 80 truk tangki yang mengisi di depo milik PDAM di Kecamatan Dawe. “Permintaan per hari sama seperti hari-hari sebelum ada penutupan,” kata Yan Laksmana, Jumat (10/11/2017). Karena sudah tutupnya semua pengusahaan air permukaan Gunung Muria, jika terjadi lonjakan perhari menurut prediksinya akan ada lonjakan permintaan sampai 150 tangki. “Kalau hari biasa hanya sekitar 80 tangki. Mungkin kalau ada lonjakan bisa mencapai 150 tangki perhari,” tandasnya.

Menurutnya, permintaan air permukaan dari Gunung Muria tidak hanya dari Kudus saja, melainkan dari sejumlah daerah yang ada di sekitar Kudus. yakni Grobogan, Jepara, dan Pati. Diketahui, pada hari Rabu (8/11/2017) sebanyak 21 depo pengisian tangki atau pengusahaan air permukaan Gunung Muria ditutup oleh BBWS Pemali-Juana. Penutupan tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 11 tahun 1974 tentang pengairan.

Pembangunan Reservoir Medini II

Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kudus, telah menyelesaikan pembangunan reservoir Medini II, di Desa Medini, Kecamatan Undaan. Dengan dioperasikannya reservoir Medini II ini, maka para pelanggan di wilayah Undaan kini dapat menikmati layanan aliran air secara lancar selama 24 jam.

Demikian disampaikan Direktur PDAM Kudus, Achmadi Syafa, Minggu (26/3).

“Ada 16 desa yang ada di Kecamatan Undaan, semuanya sudah dalam jangkauan pelayanan kita. Kemarin-kemarin, mungkin air mengalir secara lancar hanya dalam kurun waktu selama 10 – 12 jam, kini semua pelanggan dapat menikmati air secara lancar selama 24 jam,” katanya.

Diakui Achmadi, sebelumnya air tak mengalir secara lancar, di beberapa titik layanan di wilayah Undaan. Terutama, saat jam-jam sibuk pada sore‎ atau pagi hari.

“‎Kini air dapat mengalir secara lancar, dengan tekanan stabil, sekitar 0,8 bar,” terangnya.
‎Ditambahkan, dengan pengoperasian reservoir Medini II ini, maka saat ini di Undaan terdapat dua reservoir. Sebelumnya, sudah terlebih dahulu beroperasi reservoir Medini I.

“Reservoir Medini I berkapasitas 240 meter kubik/detik, sementara Medini II 260 meter kubik/detik. Sehingga, total 500 meter kubik/detik,” ucapnya.

Ditambahkan Achamdi, saat ini total pelanggan PDAM di wilayah Kecamatan Undaan mencapai 12.400 sambungan. “Tahun ini, kita targetkan ada penambahan 2.000 pelanggan baru,” imbuh dia.

Sementara, untuk seluruh wilayah Kudus, terdapat sekitar 43.000 pelanggan. ‎”Dari total seluruh pelanggan, lebih dari 95 persen sudah dapat menikmati layanan air selama 24 jam secara lancar,” kata dia.